Jumat, 26 November 2021 – 19:42 WIB

VIVA – Jajaran petinggi Kementerian Keuangan melakukan kunjungan kerja di Bali pada pekan ini. Hal itu dilakukan guna melakukan inspeksi beberapa proyek yang dibiayai oleh Surat Berharga Negara berbasis Syariah (SBSN). 

Salah satu proyek yang didatangi adalah pembangunan bendungan Tukad Mati, Badung, Balu. Wakil Menteri Keuangan, Suahasil Nazara memimpin inspeksi tersebut pada Kamis, 25 Maret 2021.

“Pembangunan prasarana bendungan pengendali banjir Tukad Mati ini merupakan salah satu contoh nyata SBSN proyek di Bali yang dilaksanakan oleh Ditjen SDA Kementerian PUPR,” kata Suahasil Nazara, dikutip dari keterangannya, Jumat, 26 November 2021.

Suahasil menjabarkan, pembangunan bendungan Tukad Mati ini dibiayai melalui SBSN secara Kontrak Tahun Jamak (MYC). Yang dimulai 2017 hingga 2019, dengan total alokasi SBSN yang digunakan sebesar Rp319 miliar.

Baca juga: Kemenhub Pastikan Uji KIR Keliling Cetak PNBP, Rp25 Ribu Per Kendaraan

Selain Suahasil, Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko, Luky Alfirman beserta jajaran pimpinan Kementerian Keuangan juga melakukan inspeksi pembangunan 10 titik jalan tembus Singaraja – Mengwitani. Kemudian ada pula soft launching pembangunan gedung Lab Kesehatan Terintegrasi, Universitas Ganesha Singaraja hari ini.

Selanjutnya, Pembangunan Jalan Baru Bts Kota Megwitani-Singaraja dibiayai melalui SBSN MYC senilai Rp308,15 miliar. Jalan itu dibangun untuk mengurangi waktu tempuh dari kota Denpasar (PKN) menuju kota Singaraja (PKW), dan memperbaiki geometrik titik blackspot pada ruas jalan Mengwitani Singaraja.



Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *