Kamis, 25 November 2021 – 18:28 WIB

VIVA –  Sebuah studi baru yang dipimpin oleh para peneliti di Georgia State University telah mengungkapkan beberapa informasi baru yang mengejutkan tentang hubungan antara aktivitas neuron dan aliran darah di otak.

Menurut Science Daily, hal ini juga mengungkapkan bagaimana otak dipengaruhi oleh konsumsi garam. Penulis utama Dr. Javier Stern dan timnya telah mengembangkan pendekatan baru yang menggabungkan teknik bedah dan neuroimaging canggih.

Mereka fokus pada hipotalamus, bagian otak yang terlibat dalam fungsi tubuh seperti minum, makan, pengaturan suhu tubuh, dan reproduksi. Para peneliti, yang mempublikasikan temuan mereka di jurnal Cell Reports, telah meneliti bagaimana asupan garam ini mengubah aliran darah ke hipotalamus.

Dr. Stern berkata, “Kami memilih garam karena tubuh perlu mengontrol kadar natrium dengan sangat tepat. Kami bahkan memiliki sel khusus yang mendeteksi berapa banyak garam dalam darah Anda. Saat Anda menelan makanan asin, otak akan merasakannya dan mengaktifkan serangkaian mekanisme kompensasi untuk menurunkan kadar natrium kembali.”

Dan tubuh melakukannya dengan mengaktifkan neuron yang memicu pelepasan hormon antidiuretik yang disebut vasopresin, yang memainkan peran kunci dalam menjaga konsentrasi garam yang tepat. Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang telah mengamati hubungan positif antara aktivitas neuron dan peningkatan aliran darah.

SUMBER ASLI



Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *