Jumat, 26 November 2021 – 17:26 WIB

VIVA – Sebagian kaum perempuan pada zaman sekarang tidak pernah lepas dari perawatan diri. Contohnya, berdandan serta merapikan alis, tujuannya agar lebih percaya diri dan dinilai lebih cantik. Lantas, bagaimana menurut ajaran agama Islam?

Buya Yahya pun memberi penjelasannya. Pimpinan Lembaga Pengembangan Dakwah dan Pondok Pesantren Al Bahjah Cirebon KH Yahya Zainul Ma’arif atau akrab disapa Buya Yahya menerangkan, jika alisnya itu berantakan, sehingga ada yang sampai turun ke mana-mana menjadi tidak indah, itu perlu dirapikan.

Buya Yahya mengatakan, “Karena merapikan tidak termasuk mencabut atau mengerok sampai habis. Jadi boleh dirapikan saja, karena kalau tidak dirapikan (dirasa) mengganggu,” ujarnya, seperti dikutip dari kanal YouTube Buya Yahya.

Menurut dia, pada dasarnya alis memiliki bentuknya tersendiri. Oleh karena itu jika hanya dirapikan, bukan mencukur, mengerok atau mencabutnya sampai habis itu masih diperbolehkan. Lebih lanjut Buya Yahya menjelaskan pada hakikatnya wanita ingin terlihat cantik.

Juga diperbolehkan mereka berbadan untuk wanita lainnya, bukan lawan jenis yang bukan mahramnya. “Boleh wanita berdandan untuk teman wanitanya, karena wanita itu berdandan untuk dirinya sendiri,” terangnya. Sementara para ulama lainnya berpendapat merapikan alis tidak diperbolehkan.

SUMBER ASLI



Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *