Jumat, 26 November 2021 – 16:58 WIB

VIVA – Pertamina subholding Power & NRE atau Pertamina NRE menargetkan energi bersih dengan total kapasitas terpasang 3,2 GW pada 2022. Energi itu berasal dari gas to power, geothermal, dan energi baru terbarukan (EBT).

Dengan mengemban amanah sebagai subholding, Pertamina NRE memiliki bisnis yang mencakup gas to power, geothermal yang dikelola oleh anak usahanya, Pertmaina Geothermal Energy (PGE), serta EBT. 

Pada 2022, Pertamina NRE menargetkan total kapasitas terpasang mencapai 3,2 GW atau meningkat 61 persen dari target 2021. Target tersebut terdiri dari 1,8 GW gas to power, 908 MW geothermal, dan 480 MW EBT. 

Baca juga: Mencekam, Insiden Batik Air Rute Jakarta-Padang Beredar di Medsos

Mencapai aspirasi 10 GW pada tahun 2026. Untuk mencapai pertumbuhan tersebut, pengembangan bisnis dan investasi dilakukan melalui optimalisasi peluang di internal maupun eksternal Pertamina,” jelas Corporate Secretary Pertamina NRE Dicky Septriadi di Jakarta, dikutip Jumat 25 November 2021.

Dicky menambahkan bahwa internal Pertamina menjadi sasaran utama dalam rangka memenuhi komitmen Pertamina menurunkan emisi karbon sebesar 30 persen pada 2030. 

Sebagai perusahaan yang berkomitmen penuh mengimplementasikan aspek environment, social, dan governance (ESG), Pertamina merasa bertanggungjawab untuk melakukan transisi energi dengan fokus utama adalah ‘halaman sendiri’.



Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *