Jumat, 26 November 2021 – 15:30 WIB

VIVA – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengajak masyarakat untuk semakin berhati-hati dalam mengelola tanahnya, khususnya yang menjadi aset. 

Ini karena praktik kejahatan pertanahan semakin beragam dan meresahkan masyarakat. Misalnya, kasus balik nama sertifikat tanah yang menimpa selebriti Nirina Zubir yang melibatkan mafia tanah.

Menteri ATR/Kepala BPN, Sofyan Djalil mengatakan, kasus ini menjadi salah satu contoh agar masyarakat berhati-hati terhadap mafia tanah. Dirinya pun menegaskan komitmen kementerian memerangi mafia tanah.

“Presiden perintahkan kepada pemerintah untuk memerangi mafia tanah maka kami keras sekali,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Jumat, 26 November 2021.

Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil

Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan Djalil

Sofyan mengatakan, masyarakat dapat mengambil pelajaran dari kasus Nirina Zubir ini. Ia mengimbau agar pemilik tanah tidak mudah percaya terhadap orang lain atau pihak ketiga dalam pengurusan sertifikat tanah. 

“Pada saat yang sama, walaupun Nirina korban, tapi Nirina juga sekarang menjadi public educator. Ia mengedukasi masyarakat, kalau punya sertifikat jangan mudah percayakan kepada orang,” tegasnya.



Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *