TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melalui postingan di Instagram pribadinya, meminta agar toilet di semua SPBU Pertamina digratiskan.

Pasalnya ia heran lantaran fasilitas umum yang tersedia untuk masyarakat itu harus dipungut biaya sampai Rp4.000 sekali pakai.

Padahal toilet merupakan fasilitas bagi pengguna SPBU yang disebut seharusnya gratis.

Tanggapan pro-kontral pun bermunculan di publik. Termasuk dari PJ Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Romadhon Jasn. 

Romadhon menyayangkan sikap Menteri BUMN tersebut karena tak bijak dalam memahami persoalan.

Sebab kata dia, banyak toilet SPBU yang dijaga khusus oleh petugas kebersihan demi tetap bersih dan terurus.

“Sebenarnya banyak toilet SPBU yang sengaja di jaga secara khusus oleh cleaning servis agar toilet SPBU bisa menjadi toilet bersih dan terurus,” kata Romadhon dalam keterangannya, Jumat (26/11/2021).

Baca juga: Erick Thohir Jelaskan Maksud Gratiskan Toilet di SPBU Pertamina

Menurutnya tak semua SPBU juga mematok tarif tertentu untuk penggunaan toiletnya. Ada SPBU yang menyediakan kotak amal bagi penggunanya untuk berbagi sukarela.

Apalagi jika peruntukan uang yang diperoleh, dipakai untuk membiayai kebutuhan toilet semisal pewangi, air, hingga peralatan kebersihan. Serta sisanya untuk penjaga yang bertanggung jawab atas kebersihan toilet.

Sebab tak dipungkiri, masih banyak orang yang menggantungkan hidupnya sebagai penjaga toilet SPBU.





Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *