TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan mencatat sekira 7.163.043 pekerja/buruh telah menerima bantuan pemerintah berupa subsidi gaji/upah (BSU) pada tahun 2021.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengungkapkan bahwa pihaknya terus mempercepat penyaluran BSU.

Salah satunya dengan menerbitkan Permenaker Nomor 21 Tahun 2021 terkait aturan perluasan penerima BSU tahun 2021, mengingat masih ada sisa anggaran BSU tahun 2021.

Ida mengatakan perluasan BSU ini dilakukan untuk mengefektifkan sisa anggaran BSU tahun 2021.

“Sehingga sisa anggaran ini dapat mendorong tercapainya target BSU sebagai upaya mitigasi dampak pandemi pada sektor ekonomi,” kata Menaker Ida dalam keterangannya, Kamis (25/11/2021).

Hingga saat ini, kata Ida, BPJS Ketenagakerjaan telah menyerahkan 8.283.364 data calon penerima BSU tahun 2021.

Baca juga: Menaker Ida Fauziyah Kunjungi Balai Latihan Kerja Pangkep

“Data tersebut sudah mencakup penerima BSU melalui skema perluasan sebanyak 517.120 calon penerima,” katanya.

Menaker juga mengungkapkan, calon penerima BSU yang tidak dapat menerima BSU di antaranya akibat duplikasi data dengan penerima Bansos atau bantuan pemerintah lain seperti program Kartu Prakerja, PKH, dan BPUM.

“Saat ini terdapat 392.018 data yang masih memerlukan perbaikan. Namun, untuk calon penerima yang duplikasi dengan bansos atau bantuan pemerintah lain memang tidak bisa mendapatkan BSU,” ujarnya.

Untuk mengetahui status penyaluran BSU, masyarakat dapat mengunjungi bsu.kemnaker.go.id. Kemudian, buat akun pada situs.





Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *