Jumat, 26 November 2021 – 09:11 WIB

VIVA – Sebagian warga di Distrik Suru-Suru, Kabupaten Yahukimo, Papua, masih mengamankan diri ke kampung terdekat pasca aksi penembakan dua anggota TNI oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) pada 20 November 2021.

Warga yang berada di kampung Suru-Suru dan kampung lainnya meninggalkan tempat tinggal mereka setelah terjadi penembakan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

“Kelompok kriminal bersenjata ini menembak anggota kami ini dari seberang sungai sekitar 70 meter sampai 100 meter. Tembakan itu kan membabi buta, mereka semua tembaki dari seberang sungai termasuk kios-kios, jadi warga mengamankan diri takut kena tembak OPM,” kata Komandan Korem 172/Praja Wira Yakthi Brigjen TNI Izak Pangemanan, Kamis, 25 November 2021.

Danrem mengaku, pihaknya belum mengetahui jumlah warga yang mengamankan diri karena masih melakukan koordinasi dengan Kepala Distrik dan Kepala Kampung yang saat ini telah Suru-Suru.

“Kalau soal jumlah warga yang mengamankan diri kami tidak tahu pasti ya, kita masih konfirmasi dengan kepala distrik, tadi kepala kampung dan kepala distrik sudah disana dan telah mengumpulkan warga agar kembali ke kampung, tapi masih menjauh dari sungai,” ujarnya.

Ia katakan, OPM yang berada di seberang sungai tersebut masih sering melakukan gangguan pada warga disana, namun setelah TNI berada di Suru-Suru kelompok KKB ini sudah mulai mundur dari lokasi warga.

“Sekarang ini OPM sudah mulai mundur, setelah kita membalas tembakan mereka. Jadi kita tidak biarkan mereka mengganggu warga, kita tetap menjaga warga disitu dan menjamin pelaksanaan pembangunan yang dilakukan pemerintah,” ucap Danrem.



Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *