Jumat, 26 November 2021 – 10:22 WIB

VIVA – Harga emas internasional dibuka naik pada perdagangan Jumat pagi. Hal itu karena meningkatnya taruhan investor terhadap laju pengurangan stimulus dan naiknya suku bunga lebih cepat oleh Federal Reserve.

Dilansir dari Economic Times, pada Jumat 26 November 2021, harge emas di pasar spot naik sebesar 0,2 persen ke level US$1.792,62 per ons. Sedangkan, emas berjangka AS naik sebesar 0,5 persen ke level US$1.793,90 per ons.

Meski ada kenaikan, namun emas telah turun lebih dari 2,8 persen minggu ini, menuju minggu terburuk sejak 18 Juni.

Baca juga: Putusan MK Soal UU Cipta Kerja Buat Rupiah Kian Tertekan

Kemudian, indeks dolar stabil tetapi tidak jauh dari puncaknya pada 16 bulan terakhir. Dolar yang lebih kuat membuat emas batangan lebih mahal bagi pembeli yang memegang mata uang lainnya.

Diketahui pula, The Fed kemungkinan akan menggandakan laju pengurangan pembelian obligasi bulanannya mulai Januari menjadi US$30 miliar, dan mengurangi skema pembelian obligasi era pandemi pada pertengahan Maret.

Pengurangan stimulus dan kenaikan suku bunga cenderung mendorong imbal hasil obligasi pemerintah naik, meningkatkan biaya peluang emas, yang akhirnya tidak menghasilkan bunga.



Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *