Jumat, 26 November 2021 – 15:05 WIB

VIVA – Dekan Fakultas Ilmu Budaya (FIB), Universitas Diponegoro (Undip), Dr. Nurhayati, M.Hum, bertekad secara bersama-sama dengan seluruh elemen membawa FIB Undip menjadi fakultas riset yang unggul di Asia Tenggara pada tahun 2025. Tekad tersebut sekaligus sebagai penegasan mendukung Undip di jajaran World Class University (WCU).

Keunggulan yang dicanangkan untuk diraih meliputi bidang kebudayaan yang meliputi sastra, bahasa, sejarah, antropologi, perpustakaan, filsafat, dan kearsipan. “Kami berkomitmen memperkuat visi, yakni menjadi fakultas riset yang unggul di Asia Tenggara pada tahun 2025 dalam bidang kebudayaan yang meliputi sastra, bahasa, sejarah, antropologi, perpustakaan, filsafat, dan kearsipan,” kata Nurhayati, Selasa (23/11/2021).

Untuk menunjang menjadi fakultas riset yang unggul, menurutnya, FIB Undip harus berupaya keras menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi penelitian yang berkualitas serta profesionalitas pada bidangnya. Lulusan dari program studi sastra, bahasa, sejarah, antropologi, perpustakaan, filsafat, dan kearsipan FIB Undip selain menguasai bidangnya, juga memiliki kemampuan melakukan riset.

Menurut dia, target mencetak lulusan yang memiliki kemampuan akademik dan professional harus disertai dengan pengembangan integritas moral, sikap ilmiah dan kritis, serta memiliki daya saing yang tinggi baik pada level nasional maupun internasional. “Sehingga dapat menghasilkan karya penelitian dan publikasi serta keahlian profesional yang inovatif dan berkualitas dalam bidang sastra, bahasa, sejarah, antropologi, perpustakaan, filsafat, dan kearsipan,’’ jelasnya.

Lebih lanjut dikatakan, mahasiswa diharapkan juga menghasilkan karya pengabdian masyarakat yang memberi kontribusi bagi peningkatan taraf hidup masyarakat dan kemajuan bangsa serta menumbuhkembangkan jiwa enterpreneurship berbasis Iptek. “Kami bukan hanya mencetak ilmuwan semata, tapi lulusannya punya nilai plus sebagai sastrawan yang mampu menghasilkan karya-karya sastra, yang dilatarbelakangi ilmu yang mumpuni. Hal ini menjadi salah satu ciri khas program studi-program studi yang ada di kami,” dia menegaskan.

Untuk mencapai apa yang ditargetkan, FIB Undip juga terus mengembangkan jaringan kerjasamanya dengan perguruan tinggi di luar dan di dalam negeri. Kegiatan-kegiatan yang kolaboratif menjadi pilihan karena masing-masing perguruan tinggi memiliki kelebihan dan keunikan sendiri.

Terkait target menjadi fakultas riset yang unggul di Asia Tenggara pada tahun 2025, FIB Undip berupaya keras selalu mensuport semua kegiatan yang dilakukan program studi yang ada. “Termasuk kegiatan stadium generale yang diselenggarakan oleh Program Studi Magister (S2), Ilmu Susatra. Kegiatan tersebut patut untuk dilanjutkan dan dikembangkan guna memperluas wawasan ilmu terkait isu kebudayaan dan kesusastraan,” jelasnya.



Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *