Jumat, 26 November 2021 – 18:54 WIB

VIVA – Batik Air, anggota Grup Lion Air memberikan penjelasan terkait kendala lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng menuju Bandara Internasional Minangkabau, Padang pada Kamis 25 November 2021. Penerbangan dengan nomor ID 6818 itu terpaksa harus balik kanan dan mendarat kembali di Soetta.

Insiden ini awalnya viral karena cerita salah satu pengguna di media sosial. Diceritakan bagaimana penumpang histeris dan penumpang melihat adanya gesekan baling-baling sehingga menimbulkan percikan api.

Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro menuturkan, penerbangan tersebut sebetulnya telah dijalankan dan dioperasikan menurut standar operasional prosedur (SOP).

“Sesuai SOP, Batik Air telah menjalankan pengecekan pesawat sebelum keberangkatan (pre flight check) oleh awak kokpit (pilot) dan teknisi,” ujarnya kepada VIVA, Jumat 26 November 2021.

Ia menjelaskan, dari hasil pengecekan pada pesawat telah dinyatakan layak terbang dan beroperasi (airworthiness for flight). Namun, saat penerbangan, pilot memutuskan untuk melakukan pendaratan kembali ke bandara asal atau return to base.

“Dalam memastikan keselamatan dan keamanan penerbangan ID-6818 dikarenakan ada indikator pada kokpit yang menunjukkan pada salah satu sistem hidrolik perlu dilakukan pengecekan atau pemeriksaan,” kata dia. 

Pesawat Airbus 320, Batik Air

Pesawat Airbus 320, Batik Air



Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *