Jumat, 26 November 2021 – 18:02 WIB

VIVA – Partai Gelombang Rakyat Indonesia atau Gelora, yang didirikan 28 Oktober 2019, memang diisi oleh wajah-wajah lama dalam dunia politik. Terutama politisi yang sebelumnya berkiprah di Partai Keadilan Sejahtera atau PKS. Sebut saja Ketua Umumnya Anis Matta, yang tiga periode menjadi Sekjen DPP PKS dan sempat menjadi presiden partai tersebut.

Ada lagi tokoh-tokoh yang dikenal publik sebagai kader dan pendiri PKS, seperti Fahri Hamzah maupun Mahfuz Siddiq. Mereka kini menjadi pendiri dan pengurus pusat Partai Gelora.

Partai Gelora sendiri sudah sah menjadi badan hukum sesuai SK Menkumham pada 19 Mei 2020 dan diterima 2 Juni 2020. Meski mantan elit PKS ini mendirikan Partai Gelora, Ketua Umum Anis Matta menyebut tidak ada gerbong PKS yang menyeberang ke Partai Gelora.

“Sebenarnya secara jumlah sedikit sekali. Sekarang dengan jumlah kader kita yang bertambah 2-3 ribu perhari jumlah yang mantan PKS di sini saya bisa pastikan sekarang mungkin kurang dari 5 persen atau kurang dari 2,5 persen. Jumlahnya sedikit sekali tidak signifikan,” jelas Ketum Partai Gelora Anis Matta, dalam wawancara khusus dengan VIVA, seperti dalam tayangan Youtube VIVA, dikutip Jumat 26 November 2021.

Pertambahan kader Partai Gelora, yang baru berusia 2 tahun, terbilang cukup cepat. Walaupun saat ini tidak banyak mantan PKS, tetapi mereka yang menyeberang ke Gelora adalah para penggerak partai sebelumnya, penggerak PKS.

“Iya mereka penggerak karena mereka dulu biasanya pimpinan di wilayah, tetapi secara umum jika anda bicara jumlah, jumlahnya sedikit. Di sini hampir semua, saya kira yang terbanyak orang-orang yang non-politik,” kata Anis.

Yakni kader-kader Gelora lebih banyak adalah orang baru. Sehingga Partai Gelora menjadi pengalaman pertama mereka terjun dalam dunia politik. 



Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *