Penulis: Jayadi Sulaiman
Pengguna transportasi publik, kadang pesepeda

KEGEMBIRAAN yang terancam. Kalimat itu mungkin yang paling tepat untuk menggambarkan suasana hati para penggemar sepeda di Ibu Kota belakangan ini.

Belum lagi mereka bisa menikmati jalur khusus sepeda di koridor Sudirman-Thamrin yang dibuat oleh pemerintah provinsi DKI Jakarta, tersiar kabar jalur itu harus dibongkar.

Alasannya, lucu, seperti biasa–keberadaan jalur ini disebut membuat jalan macet.

Lebih lucu lagi, pembuatan jalur khusus sepeda ini dikhawatirkan akan membuat para penghobi kendaraan lain menuntut hal yang serupa.

Seorang wakil rakyat di Senayan, menyebutkan kelompok penghobi motor bisa saja meminta hal serupa yakni minta dibuatkan jalur khusus.

Kapolri yang sempat menyetujui usul itu kemudian akan mengambil langkah untuk melakukan riset terlebih dulu di beberapa kota di negara lain.

Soal yang dicari adalah bagaimana mengatur jalur sepeda yang lebih baik. Dengan kata lain, tidak mengganggu jalur kendaraan lainnya.

Memang harusnya begitu. Apa pun tidak lantas mengambil jalan pintas, tidak setuju lalu dengan mudah membongkar.

Reaksi semacam ini bukanlah kali pertama.



Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com





Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *