Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Musisi campur sari Didi Kempot sudah setahun lalu meninggal dunia dan meninggalkan sejuta karya yang melekat dihati masyarakat Indonesia.

Tak hanya karya saja, tapi Didi Kempot juga meninggalkan beberapa hal ciri khasnya, seperti pakaian adat yang kerap digunakannya selama manggung.

Selain itu, Didi juga meninggalkan segudang prestasi dan penghargaan, yang disimpan rapih keluarganya di rumah sampai detik ini.

Istri mendiang Didi Kempot, Yan Vellia mengatakan bahwa dirinya sudah membangun sebuah museum, yang nantinya akan ia isi karya dan ciri khas sang suami.

“Jadi saat ini kami bangun museum, jadi selain dijadikan museum tempat ini akan jadi basecamp penggemar juga,” kata Yan Vellia ditemui di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (25/6/2021).

Yan menegaskan museum itu sudah jadi. Lokasinya pun hanya 2 km dari kediamannya di wilayah Solo, Jawa Tengah.

Baca juga: Chord Layang Kangen – Didi Kempot, Lengkap dengan Lirik Lagunya

“Nantinya kami akan rillis dan dipersembahkan disaat pergantian tahun atau bertepatan di hari lahirnya mas Didi pada 31 Desember. Nama museumnya Museum Pribadi Didi Kempot,” tambahnya.

Alasan penyanyi berusia 39 tahun itu membangunkan museum, karena ia terinspirasi dari mendiang Nike Ardilla.

Yan mengakui sudah sejak lama mengidolakan Nike Ardilla, dari karya hingga perjalanan kariernya sampai memiliki museum pribadi.

“Sudah lama meninggal saya tetap idolakan Nike Ardilla. Pas tahu dia punya museum pribadi, kenapa mas Didi ga bisa bikin museum itu. Jadilah saya bikin museum itu,” jelasnya.

“Pembangunannya memang biaya dari saya sendiri dan saya mau mengabadikan semua karyanya lewat museum,” tambahnya.

Yan Vellia mengatakan bahwa museum tersebut nantinya akan menjadi obat atas kerinduan masyarakat dan penggemar dengan mendiang Didi Kempot, yang sudah pergi untuk selama-lamanya.

Sebab selama ini, Yan Vellia tak menampik ada beberapa barang mendiang Didi Kempot ditawar penggemar. Karena tidak mau dijual, lebih baik semua barang mendiang suaminya dipajang di museum.

“Jadi nanti akan kami isikan karya-karya almarhum, pakaiannya yang dipakai manggung, dan semua penghargaan akan dipajang disana,” ujar Yan Vellia. (Arie Puji Waluyo/ARI).
 





Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *