TRIBUNNEWS.COM, PONTIANAK – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) kembali memberi sanksi terhadap maskapai yang membawa penumpang positif covid-19 ke Kalbar.

Maskapai tersebut adalah Lion Air JT 836 Rute Surabaya-Pontianak Selasa 22 Juni 2021 pukul 16.30 WIB.

Dua penumpang Lion Air ditemukan kasus positif dengan CT 14.

Diduga penumpang tersebut menggunakan surat hasil tes swab polymerase chain reaction (PCR) palsu.

Penjelasan kepala dinas

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Harisson menjelaskan ditemukan dari penumpang positif membawa surat PCR yang memang ada barcodenya, bahkan membawa surat PCR dari klinik Kantor Gubernur.

Penumpang Lion Air SH dan R yang saat ini sedang diisolasi di Upelkes Pontianak, langsung dikonfirmasi dan mengungkap asal usul surat PCR.

“Dua orang penumpang pesawat Lion Air rute Surabaya ke Pontianak mengakui ternyata surat swab PCR-nya ditawarkan calo di terminal,” ujarnya seperti dikutip dari Tribun Pontianak.

Baca juga: 24 dari 560 Orang Calon Penumpang KRL Dinyatakan Reaktif Covid-19 dalam Tes Acak

Surat palsu diperoleh

Harisson menjelaskan dugaan calo surat swab PCR di terminal-terminal bus maupun yang ada di terminal Bandara Juanda Surabaya.





Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *