Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi

TRIBUNNEWS.COM, KUPANG – Fakta baru terkuak saat reka ulang kasus dugaan pembunuhan di Dusun Touiu Selatan, Desa Saindule, Kecamatan Rote Barat Laut, Kabupaten Rote Ndao, yang digelar Polres Rote Ndao, Rabu 23 Juni 2021 lalu.

Peristiwa yang merenggut nyawa Eman Lau pada Kamis 10 Juni 2021 lalu, ternyata disebabkan cinta segitiga.

Dalam 17 adegan yang diperagakan saat reka ulang yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Rote Ndao, Iptu Yames Jems Mbau, terkuak bahwa sebelum peristiwa tersebut, istri tersangka MYH, sempat berhubungan badan dengan korban setelah sebelumnya melakukan hubungan serupa dengan sang suami, Tinus.

Kejadian tersebut berawal ketika tersangka Tinus, yang tidur di kamar depan, masuk kamar belakang tempat MYH (istri tersangka) tidur, lalu membangunkan MYH kemudian mengajak berhubungan badan.

MYH tidak keberatan dengan ajak suaminya.

Usai melakukan hubungan, tersangka diajak MYH untuk menonton televisi.

Namun tersangka menolak karena telah mengantuk dan sambil berjalan ke kamar depan dan tidur bersama anaknya.

Setelah tersangka kembali ke kamar depan dan tidur, MYH kemudian mematikan lampu kamar, lalu pergi ke ruang tengah dan menonton TV.

Sekira pukul 23.00 Wita, MYH merasa ingin buang air besar sehingga ia keluar dari pintu samping rumah menuju kamar mandi yang berada di luar rumah.

Jenazah korban pembunuhan di Dusun Boni, Kabupaten Rote Ndao.
Jenazah korban pembunuhan di Dusun Boni, Kabupaten Rote Ndao. (Istimewa)





Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *