Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fauzi Alamsyah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ernest Prakasa geram melihat berita soal kebijakan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Jawa Barat.

Sebab, KPI Jawa Barat melarang sejumlah lagu barat diputar di radio sebelum pukul 10 malam karena liriknya terlalu dewasa.

Baca juga: Kasus Covid-19 Meningkat, Ernest Prakasa Sarankan Pemerintah Beri Edukasi Soal Vaksin

Baca juga: Pernyataan Arie Kriting Soal Ikon PON XX Papua Tuai Kritik, Ernest Prakasa: Bukan Menyerang Personal

Hal itu terekam dalam sebuah video yang ia unggah di Instagram pribadi miliknya. Komika sekaligus sutradara film itu melakukan aksi buang handphone ke dalam air.

Awalnya Ernest tampak membaca berita mengenai kebijakan KPI Jabar tersebut.

“Hem berita apa ini? Komisi Penyiaran Indonesia Jawa Barat melarang 40 lagu ini untuk diputar di bawah jam 10 malam karena liriknya terlalu dewasa,” kata Ernest, dikutip Tribunnews, Minggu (27/6/2021).

Setelah membaca, peraih Piala Citra ini memperlihatkan wajah gemas, lalu melakukan aksi lempar telepon genggamnya kesebuah kolam renang yang berada tepat di depannya.

Baca juga: Sinetron Suara Hati Istri: Zahra Dihentikan Sementara, KPI Minta agar Dievaluasi Menyeluruh

“KPI Jabar melarang 40 lagu “dewasa” diputar dibawah jam 22:00. Respon saya selaku mantan penyiar di Bandung,” tulis Ernest sebagai keterangan video.

Aksi Ernest tersebut merupakan responsnya atas kebijakan KPI Jawa Barat.

Unggahan Ernest Prakasa ini memicu reaksi para netizen. Ada yang menganggap serius ada juga yang berkata jika Ernest sedang melakukan iklan telepon genggam tahan air.





Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *