VIVA – Riset terbaru menemukan bahwa asupan tinggi protein nabati serta beragam jenis ikan, berisiko rendah mengalami gejala parah COVID-19, dibandingkan mereka yang lebih gemar mengonsumsi daging.

Bagaimana penjelasannya?

Kita mungkin melihat penurunan kasus COVID-19, tetapi itu tidak berarti pandemi telah berakhir. Dengan ketakutan akan virus corona jenis baru yang masih menghantui, kita perlu menjaga kewaspadaan dengan segala cara untuk mengurangi risiko tertular penyakit mematikan itu.

Salah satu faktor terpenting yang dapat membantu mengurangi risiko adalah pola diet. Tak diragukan lagi bahwa nutrisi yang imbang sangat penting untuk menjaga status kesehatan yang baik. 

Tetapi dibutuhkan makanan yang tepat untuk mendorong sistem kekebalan tubuh dalam melawan virus SARS-CoV-2 itu.

Terbukti, sebuah survei terhadap enam negara, berdasarkan gejala yang dilaporkan, telah menemukan bahwa pola diet yang tinggi protein nabati dan berbasis ikan dapat menurunkan risiko COVID-19 dengan gejala sedang atau parah. Berikut penjelasannya.

Makan makanan berbasis nabati dan ikan 

Dikutip dari laman The Health Site, menurut survei yang diterbitkan dalam jurnal BMJ Nutrition Prevention & Health, diet vegetarian dan berbasis ikan dikaitkan dengan risiko penyakit serius hingga 73 persen dan 59 persen lebih rendah.



Sumber Link

By Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *